BORNEONEWS, Buntok - Sistem Keluarga Berencana (KB) dengan Metode Operasi Pria (MOP) di Barito Selatan (Barsel) kurang diminati.
Menurut Kepala Dinas Pengendalian Pendukung Keluarga Nerencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Barsel, Suriadi Kurnain mengatakan, MOP salah satu program KB bagi kaum laki-laki. "Tapi sampai saat ini belum ada satu pun pria yang menggunakan MOPi," kata Suriadi, Minggu (5/2/2017).
Padahal, lanjut dia, MOP tidak akan memengaruhi vitalitas kaum pria, seharusnya tidak perlu ditakuti. Tapi, bisa jadi mereka takut mendengar namanya tersebut.
"Namanya memang menakutkan yakni metode operasi pria. Mendengar kata operasi adalah sesuatu yang menakutkan. Metode ini tidak sengeri namanya. Ini hanya pemasangan cicin dalam kantung sperma," jelas dia.
Menurutnya, metode itu digunakan untuk lelaki yang subur. Jika ingin punya anak lagi hanya melepaskan cincin yang dipasang.
MOP, lanjut dia, tepat digunakan bagi pasangan yang ingin menunda punya anak. (URIUTU DJAPER/B-5)








