BORNEONEWS, Pulang Pisau - Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memantau wilayah rawan banjir di Kecamatan Banama Tingang dan Kecamatan Kahayan Tengah.

Menurut Bupati, berdasarkan informasi BMKG hingga februari Pulang Pisau masuk dalam karakteristik bajir dan musim hujan masih terjadi hingga bulan Februari.

"Saya juga dapat informasi terakhir kondisi air di Kahayan Tengah yang mulai naik, di mana pada musim hujan ini air dari daerah atas akan turun dan kita harapkan BPBD tetap monitor perkembangannya dan dikoordinasikan dengan camat," kata Bupati, Minggu (5/2/2017).

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulang Pisau Salahudin mengatakan, sejumlah kepala desa di kedua kecamatan tersebut menyampaikan kondisi permukaan air sungai Kahayan masih agak tinggi.

"Teman-teman yang ada di BPBD juga telah melakukan koordinasi dengan desa terkait masalah ini," terang Salahudin.

Menurutnya, sebenarnya masyarakat di sana sejauh ini cukup kuat dalam menghadapi persoalan banjir. "Sehingga pada saat dievakuasi warga menolak," katanya.

Walaupun begitu pihaknya setiap ada bencana banjir selalu melakukan pendekatan dengan masyarakat agar mau dievakuasi saat  kondisi darurat.

Sementara itu, Camat Kahayan Tengah Leting mengatakan, meskipun kondisi air sempat naik di wilayahnya namun belum menyebabkan rumah penduduk terendam. (JAMES DONNY/B-5)