BORNEONWS, Kuala Pembuang - Pemkab Seruyan baru saja membayar hutang proyek Pelabuhan Segintung kepada rekanan Rp50 miliar lebih, dan ini sejumlah akibat negatif yang ditimbulkannya.

"Adanya pelunasan utang pelabuhan itu, mengakibatkan banyak perencanaan program yang telah tersusun sebelumnya, terpaksa dihapuskan," kata Bupati Seruyan Sudarsono, Senin (6/2/2017).

Sudarsono tidak merincikan apa saja program pembangunan dan di sektor apa yang dihapuskan tersebut.

Bupati itu hanya menambahkan, selain adanya penghapusan perencanaan yang telah disusun sebelumnya, juga membuat banyak perencanaan program tahun ini yang terpaksa mengalami perombakan atau perubahan.

"Semenjak dikeluarkannya putusan (pengadilan) kewajiban membayar utang pelabuhan Segintung oleh Mahkamah Agung sampai saat ini kita sudah tiga kali merubah perencanaan program pembangunan. Itu yang cukup menyita pemikiran kita dari pemerintah daerah," ungkapnya.

Dampak pembayaran utang itu, pelaksanaan program pembangunan daerah oleh Pemkab Seruyan tahun ini tak berjalan dengan sempurna. Sebab, dari segi pendanaan untuk membiayai serangkaian kegiatan berkurang sangat signifikan.

Sebelumnya, Sudarsono menyebut, pihaknya telah membayar utang pengerjaan proyek Pelabuhan Segintung  Rp50 miliar lebih yang telah dilunasi pada 18 Januari 2017 lalu. (PARNEN/B-5)