BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Gara-gara untuk membayar utang, Pemerintah Kabupaten Seruyan tahun 2017 ini meniadakan program lanjutan peningkatan badan jalan penghubung antarkecamatan yang telah ditangani tahun sebelumnya.
"Dari perencanaan kita memang tahun ini mau meningkatkan akses badan jalan melalui penganggaran dana APBD Seruyan 2017. Namun begitu utang pelabuhan Segintung Rp50 miliar lebih telah dibayarkan, maka sebagian program infrastruktur yang ada terkena dampak," kata Bupati Seruyan Sudarsono kepada Borneonews, Senin (6/2/2017).
Untuk tahun ini, Bupati Seruyan menegaskan, pihaknya hanya fokus pada program infastruktur dengan kegiatan pembukaan jalan baru. "Salah satunya, tahun ini kita akan membuka jalan baru mulai dari Desa Tanjung Hanau hingga Desa Parang Batang, Kecamatan Hanau. Soal dana untuk pelaksanaan itu sudah kita siapkan," ujarnya.
Padahal menurut bupati, lanjutan program peningkatan badan jalan penghubung ini dinilai penting untuk kembali dikerjakan. Contohnya, untuk peningkatan badan jalan Pembuang Hulu - Telaga Pulang yang sudah dibuka badan jalan sepanjang 6,5 kilometer.
"Apa boleh buat, anggaran daerah kita tahun ini terbatas. Penyebab utama penundaan peningkatan badan jalan itu, karena adanya pelunasan utang pelabuhan yang menyedot biaya yang sangat besar," pungkasnya. (PARNEN/B-2)








