BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Bupati Kabupaten Seruyan, Sudarsono, mengakui menjadi kepala daerah melalui jalur perseorangan atau independen, memang tidak mudah. Berdasarkan pengalamannya, sebagai bupati nonpartai sangat berat menjalankan program pembangunan karena tak ada dukungan pasti dari DPRD.
"Pembangunan berjalan sangat lamban. Jadi yang mengatakan melalui jalur independen akan mampu meningkatkan pembangunan adalah bohong. Ini berdasarkan pengalaman saya selama empat tahun memimpin Kabupaten Seruyan," kata bupati yang saat kini bergabung dengan Partai Golkar dalam kampanye terbuka Pasangan Nurhidayah - Ahmadi Riansyah (Nurani) di Lapangan Senggora, Kumai, Minggu (6/2/2017).
Lambatnya pembangunan di Seruyan pun diakui kalangan pedagang. Anang, seorang pedagang kain di Kuala Pembuang mengatakan mencari omzet dagangan sebesar Rp500 ribu seperti di kala ekonomi normal sangat susah.
Rukayah, warga Pembuang Hulu, juga menilai banyak program pembangunan yang terhambat. "Semoga bapak Bupati (sudarsono) bisa menang lewat dukungan partai, jadi bisa lebih banyak berbuat bagi masyarakat," harap Rukayah. (KOKO SULISTYO/B-10)
Sudarsono Akui Bupati Independen Sulit Bangun Daerah
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Bupati Seruyan Ajak Cegah Kekerasan dan Bullying Anak
Bupati Seruyan Minta Pemetaan Rawan Karhutla Diperkuat
Bupati Seruyan dan Danrem Cek Titik Api di Tanjung Puting
Bupati Seruyan Minta Utamakan Kegiatan Pemerintahan di Daerah Bantu UMKM
Bupati Seruyan Tekankan Kepemimpinan Melayani
Bupati Seruyan Saksikan Penandatanganan MoU Plasma dan Penyerahan Dana Talangan di Desa Lanpasa
Komentar (0)
Memuat komentar…







