BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pada perdagangan di bursa komoditas, Selasa (7/2/2017), pasar sepertinya masih akan memfaktorkan data ekspor dan produksi minyak sawit yang akan dirilis Malaysia pekan ini.
Dengan demikian, kemungkinan pasar hari ini akan bergerak positif karena pasar berekspektasi kinerja ekspor sawit Malaysia akan meningkat sementara produksi menurun, kata pelaku pasar seperti dikutip Reuters, Selasa.
Selain itu, aura positif juga dipancarkan bursa komoditas AS, seiring dengan menguatnya harga kedelai pada Senin (6/2/2017) menyusul apiknya kinerja bursa komoditas Tiongkok.
Sementara itu, sentimen negatif yang juga akan dipertimbangkan adalah melemahnya harga minyak mentah dunia di New York semalam. Harga minyak mentah ditutup melemah, Senin, yang sekaligus sebagai level penutupan terendah selama bulan ini. Namun demikian, harga minyak masih mampu bertahan di atas $53 per barrel.
Menurut analis yang dikutip Marketwatch, kekhawatiran atas meningkatnya produksi minyak AS sebagai faktor penekan harga. Tetapi ketegangan antara AS dan Iran telah meredam kekhawatiran tersebut.
Selain itu, data yang menunjukkan penurunan produksi minyak dunia juga memberikan dukungan bagi harga minyak acuan AS itu agar tak turun terlalu dalam.
Minyak mentah West Texas Intermediate untuk kontrak Maret turun 82 sen, atau 1,5%, menjadi $53,01 per barrel di New York Mercantile Exchange. (NEDELYA RAMADHANI/m)








