BORNEONEWS, Palangka Raya - Para buruh yang menggelar aksi di depan tempat perundingan karyawan dan perwakilan manajemen PT Makin Grup berharap Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran bisa hadir dalam pertemuan itu. Menurut mereka, kehadiran Gubernur dapat memecahkan kebuntuan.
"Semoga Pak Gubernur ke sini. Kami yakin kehadirannya bisa membuat perusahaan tidak cerewet," kata Sugito, warga Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, salah seorang buruh yang menuntut pesangon dari PT Makin Grup, Selasa (7/2/2017).
Sementara itu, skors perundingan masih belum dicabut. Pasalnya, perwakilan perusahaan yang berkoordinasi dengan menajemen pusat, belum memiki komitmen terkait kesanggupan membayar pesangon para buruh.
Di lain sisi, buruh sudah menghentikan aksi mogok makan yang mereka lakukan selama sepekan terakhir. Keputusan itu diambil sebagai itikad baik para buruh dengan adanya perundingan tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalteng Hardy Rampay dalam perundingan berulang kali menyampaikan madalah ini menjadi perhatian gubernur. Menurut dia, dirinya selalu diminta melaporkan perkembangan perundingan kepada gubernur. (RONI SAHALA/B-3)








