BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dua ribu lebih personel gabungan Polri, TNI, Satpol PP, dan Linmas akan disiagakan untuk menjamin kelancaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) 15 Februari 2017.

"Berdasarkan Operasi Mantap Praja 2016, kami telah mempersiapkan keamanan pilkada baik pra maupun pasca Pilkada Kobar 2017," kata Kapolres Kobar, AKBP Pria Premos, Selasa (7/2/2017).

Mantan Kapolres Gunung Mas ini menjelaskan, pihak sudah memetakan titik rawan konflik sejak awal, yakni di Kecamatan Arut Selatan (Arsel) dan Kumai. "Sampai detik ini belum ada pelanggaran-pelanggaran yang signifikan. Secara umum kondisinya aman," jelas Pria Premos.

Polres Kobar sendiri menurunkan sebanyak 263 personel, TNI 600 personel, Bantuan Kendali Operasional (BKO) 245, Linmas 1.182, dan Satpol PP 25 anggota. "Dua wilayah, Arsel dan Kumai menjadi wilayah perebutan seluruh pasangan calon. Kalau yang lain-lain itu kerawanannya hanya secara geografis karena sungai, lokasinya jauh dan sebagainya," beber Premos. (CECEP HERDI/B-10)