BORNEONEWS, Sampit - Asrama khusus mahasiswi dan pelajar perempuan di Jalan Pramuka, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ternyata sepi peminat. Padahal, untuk menempati asrama itu tidak dipungut biaya.

Asrama dibangun Pemkab Kotim tersebut memiliki 18 kamar. Dan dapat menampung sebanyak 40 orang. Namun saat ini hanya ada dua mahasiswi yang menghuninya.

Siti, mahasiswi Akademi Keperawatan (Akper) yang berasal dari Kecamatan Cempaga mengatakan, sebelumnya asrama tersebut sempat ditempati oleh delapan orang. Namun sebagian pindah ke lokasi lain.

“Karena gratis, saya mau saja tinggal di sini. Apalagi fasilitas yang disediakan juga sangat memadai,” ujar Siti, Rabu (8/2/2017).

Dirinya mengaku cukup nyaman tinggal di asrama tersebut. selain dapat mengurangi biaya, tempat yang sedikit jauh dari pusat kota ini membuatnya merasa tenang sehingga lebih fokus dalam belajar.

Fasilitas yang tersedia di tempat tersebut antara lain kamar mandi, dapur, ruang tamu, serta taman yang dibangun di tengah-tengah asrama. 

Pemkab Kotim juga sudah memberikan sosialisasi ke setiap perguruan tinggi yang ada. Kebanyakan mahasiswa dan pelajar di daerah ini memilih menyewa barak atau kontrakan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)