BORNEONEWS, Sampit - Seorang pria, Muhammad Ravik (30), warga Jl Ir Juanda 26, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kotim, babak belur, setelah dikeroyok dua temannya, Rabu (8/2/2017) dini hari.
“Dia dikeroyok dua orang yang juga temannya, pada saat sedang nongkrong di depan toko yang berada Jl Ir Juanda 20,” ujar Om Jim, keluarga korban, Rabu (8/2/2017).
Akibat pengeroyokan tersebut korban mengalami luka di pipinya, hingga harus diberikan jahitan. Luka tersebut tidak diketahui apakah akibat bogeman dua orang tersbeut, atau kena bena tumpul.
Sementara, pengeroyokan tersebut terjadi pada saat Ravik bersama sejumlah temannya berkumpul di jalan tersebut. Di mana saat itu dirinya dengan dua orang itu sedang bercanda. Namun entah kenapa, tiba-tiba salah satu temannya langsung melayangkan bogem mentah ke kepala korban.
Setelah itu, satu teman lagi juga ikut memukul korban, hingga membuat Ravik sempat pusing, dan wajahnya berdarah akibat hal tersebut.
Mendapatkan pemukulan itu, sejumlah teman yang lain langsung membawa korban ke RSUD Dr Murjani untuk diberikan perawatan. Sedangkan pihk keluarga yang tidak terima juga melaporkan kasus tersebut ke Mapolsek Ketapang.
“Sudah dilaporkan ke polisi, namun pemukul keluarga saya itu belum ditemukan,” ungkap Om Jim. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








