BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Pandih Batu membatalkan penggalangan dana untuk guru honorer. Pembatalan tersebut karena ada desakan dari DPRD Pulang Pisau dan pemerintah Daerah, serta peringatan dari Satgas Saber Pungli Kabupaten Pulang Pisau.

"Kami minta maaf, karena telah melakukan kebijakan tersebut, dan saat ini juga penggalangan dana yang kita laksanakan tidak dilanjutkan lagi, dan akan mengembalikan uang yang sudah disumbangkan orang tua/wali," kata Kepala Sekolah SMA N 1 Pandih Batu, Ary Gunanto pada saat rapat dengan pendapat di DPRD Kabupaten Pulang Pisau.

Sebelum membatalkan penggalangan tersebut, Ary memohon izin ke Pemerintah daerah dan DPRD untuk melakukan penggalangan dana ke komite. Karena dalam kebijakan tersebut tidak ada pungutan tetapi sumbangan berdasarkan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

"Kita mengambil langkah tangal 29 januari melalui komite sekolah dan wali murid terkait ketidak pastian ini (anggaran guru honorer)," katanya.

Hasilnya, kata dia ada kesepakan sumbangan komite sekolah dan orang tua menyetujui, dengan kesepakatan orang tua/wali murid bersedia membantu dan apa bila ada dianggarkan maka sekolah bersedia untuk mengembalikan uang dari orang tua tersebut.

Peringatan yang disampaikan oleh Ketua 1 Saber Pungli Pulang Pisau Sapri Junjung, sehingga membuat Kepala Sekolah SMA N 1 Pandih Batu berubah pikiran, dan berjanji tidak melaksanakan lagi penggalangan dana tersebut, dan akan mengembalikan dana yang sudah terkumpul dari sumbangan orang tua murid tersebut.(JAMES DONNY/B-8)