BORNEONEWS, Buntok - Sebagian besar warga Kabupaten Barito Selatan, khususnya Suku Dayak Ma’anyan dan Dusun, masih meminati paing atau kalong untuk dijadikan hidangan.
Daging paing berukuran besar bahkan menjadi lauk makan khas yang memiliki cita rasa tersendiri.
Tingginya minat warga Barito Selatan terhadap paing terlihat dari membeludaknya pembeli yang memadati lapak pedagang paing di Jalan Panglima Batur, persisnya di seberang Gereja Katolik.
Salah seorang pembeli, Abeh Intano (39 tahun), mengatakan bahwa rasa daging paing sangat nikmat dan khas
"Selain memiliki rasa khas, juga diyakini berkhasiat mengobati asma dan batuk," kata Abeh, Jumat (10/2/2017).
Rina, penjual paing mengatakan, dalam dua hari terakhir dirinya bisa menjual ratusan ekor paing kepada para pembeli. Untuk harga ujarnya, ukuran besar Rp80 ribu per ekor. Sedangkan yang agak kecil Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per ekor.
"Kami juga membeli dari orang dari daerah Timpah, Kabupaten Kapuas, yang datang menjual kepada kita," ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-3)








