BORNEONEWS, Palangka Raya – Enam komandan kodim (Dandim) di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dikumpulkan di Kantor Gubernur Kalteng jalan RTA Milono Palangka Raya, Jumat (10/2/2017). Hadir juga bersama mereka, Komandan Korem (Danrem) 102 Panju Panjung Kolonel ARM M Naudi Nurdika didampingi Kepala Staf Korem (Kasrem).

Lalu kenapa mereka dikumpulkan di Aula Eka Hapakat lantai tiga antor gubernur tersebut? Ternyata mereka diminta komitmen. Mereka harus mengamankan target cetak sawah dan luas tambah tanam (LTT) dengan sasaran penambahan luas panen pada Maret 2017 mendatang. Penegasan komitmen tersebut berlangsung dihadapan direktur jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI Sumardjo Gatot Irianto dan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran.

“Karena pentingnya kegiatan ini (target LTT), saya kira sudah semuanya tahu apa yang harus dilakukan. Ini adalah tugas untuk dilaksanakan. Sudah 24 Kementerian MoU dengan kita untuk menyukseskan program mereka termasuk Kementerian pertanian. Saya minta Komitmen Dandim, tidak ada kata sulit sebelum dikerjakan,” tegas Danrem 102/Panju Panjung Kolonel Arm M Naudi Nurdika mengawali sambutan arahan.

Ia mengingatkan anak buahnya tersebut, tidak ada kata mengeluh tetapi harus rajin mencari solusi. Program ketahanan pangan, adalah bagian dari strategi membela dan mempertahankan negara dari serangan apapun, serta menjaga kemakmuran bangsa dan negara.

“Apapun tugas kita, harus berhasil. Saya perlu ingatkan, apapun kendala di lapangan, pantang pulang dulu. Kordinasikan dengan dinas terkait. Ini tugas Nasional, laksanakan dengan baik dan itikad baik membangun masyarakat Kalteng, berikan yang terbaik,” imbuhnya.

Enam Dandim yang dipanggil untuk mendapat arahan dari Danrem, Gubernur, dan Dirjen Tanaman Pangan tersebut adalah Dandim 1011/Kuala Kapuas, Dandim 1012/Buntok, Dandim 1013/Muara Teweh, Dandim 1014/Pangkalan Bun, Dandim 1015/Sampit, serta Dandim 1016/Palangka Raya. (M ROZIQIN/B-8)