BORNEONEWS, Kuala Kapuas - PT PLN Persero menargetkan tahun 2017 ini ada program listrik masuk desa di Kabupaten Kapuas.

"Dengan adanya peralian penghematan listrik subsidi dan non subsidi akan dialihkan pada peningkatan listrik masuk desa, bagi desa yang belum teraliri listrik," kata Maneger Area PLN Kuala Kapuas Anwari, Jumat(10/2/2017).

Menurut Anwari, ada persyaratan yang harus dipenuhi agar listrik masuk desa, di antaranya sesi koordiansi pengembagan di pedesaan dengan camat, dan mengisi blanko terkait kondisi desa. Dari data tersebut PLN akan melakukan survei.

"Kami memberikan blanko kepada camat untuk mengisi berapa desa di tempatnya yang belum teraliri listrik. Manti akan disurvei dan kaji di lapangan, apa layak atau tidak," kata Anwari.

Data dari camat, kata Anwari, sangat penting sebagai bahan melakukan survei apakah kondisi di lapangan memungkinkan. Karena infrastruktur jalan merupkan salah satu penunjang mobilisasi, selain tanggapan masyarakat itu sendiri.

"Infrastruktur jalan sangat penting dalam proses mobilisasi peralatan seperti tiang dan kebel serta material. Tapi kalau tidak ada jalan salah satu hambatan bagi kami dan juga peran warga apa bila penarikan jaringan kabel diberikan izin untuk penebangan tanamannya," katanya. (DJIMMY NAPOLEON/B-5)