BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pendistribusian surat suara Pilkada Kotawaringin Barat 2017 oleh petugas KPU Kobar didampingi aparat bersenjata lengkap dari Polres Kobar dihadang empat orang begal. Polisi yang tengah memuat sekitar 2 kotak suara untuk salah satu TPS di Kobar diwarnai ketegangan. Empat begal beringas itu menghadang kendaraan untuk mengantar surat suara. Sebanyak 10 anggota polisi yang ikut mengamankan pendistribusian surat suara Pilkada Kobar 2017 sempat baku hantam dengan empat begal itu.
"Amankan-amankan," seru salah satu polisi yang hendak meringkus salah satu begal yang mulai mendekati surat suara.
Dengan sigap, salah satu Polwan berhasil melumpuhkan otak begal dengan tangan kosong. Sementara tiga begal lainnya juga ikut diringkus dan dimasukan ke mobil polisi. Merasa kondisi sudah aman, polisi kemudian melanjutkan pendistribusian ke TPS yang dituju.
"Inilah merupakan silmulasi pengamanan pendistribusian surat suara," kata Kapolres Kobar, AKBP Pria Premos, di lapangan Sampuraga Pangkalan Bun, Sabtu (11/2/2017).
Ia menjelaskan, simulasi ini dilakukan sebelum pendistribusian surat suara. "Selain itu juga untuk melatih personil bagaiman cara menghadapi tindakan-tindakan yang dapat menghambat jalannya Polkada 2017." (CECEP HERDI/N).








