BORNEONEWS, Kasongan - Sekitar 80 kepala keluarga (Kk) di Kompleks Perumahan Wengga IV, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, berharap Pemkab Katingan menganggarkan perbaikan jalan kompleks rumah ini.
Pasalnya, ruas jalan yang ada kalau musim penghujan berubah fungsi menjadi parit. Sehingga di beberapa titik kondisinya sulit dilalui kendaraan, bahkan ada dua jalur yang tidak bisa sama sekali dilewati kendaraan baik roda dua maupun empat karena kondisi jalan mirip jurang.
Banyaknya lubang menganga ini karena saat hujan air mengikis sebagian ruas jalan sehingga lambat laun tanah yang ada di jalan itu berkurang.
"Kami sudah sekitar 5 tahun tinggal di Lompleks Perumahan Wengga IV ini, dan sejak saat itu kami belum ada proyek perbaikan jalan. Padahal kompleks ini berada di kota," sebut Toli, satu warga Wengga IV di sela gotong royong menimbun jalan di Kompleks rumahnya, Sabtu (11/2/2017).
Adi, warga lainnya juga mengaku heran dengan pihak pemerintah setempat yang tidak pernah memperhatikan kondisi jalan di komplek ini.
"Selama ini kita menilai di sejumlah komplek perumahan termasuk di Wengga IV ini bisa dikatakan kumuh, karena faktor utamanya adalah kondisi jalan yang becek saay musim hujan karena jalan masih berupa tanah," katanya.
Untuk itu ia berharap agar pemerintah bisa meningkatkan ruas jalan yang ada. "Kalau bisa ya diaspal atau semenisasi, sebab kalau kalau kondisinya seperti ini terus maka kesan warga terutama dari luar daerah bahwa Kota Kasongan kotor," katanya. (ABDUL GOFUR/B-5)








