BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Cuaca panas lebih dari tiga hari terakhir membuat titik utama kerusakan jalan penghubung antara Desa Mekar Indah dengan Desa Tanggul Harapan, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, bisa dilalui. Sebelumnya, jalur ini menjadi kubangan lumpur yang sulit dilalui akibat hujan deras.

"Ini jalan sudah kering. Sudah nyaman dilalui oleh kendaraan. Padahal sebelumnya, kondisi jalan sangat rusak parah. Sebab badan jalan urukan berasal dari tanah urukan yang licin," kata Nita, perempuan pekerja sawit di PT Sarana Titian Permata usai pulang ke Kuala Pembuang, Sabtu (11/2/2017) sore.

"Kita berharap hujan tak rutin turun di lokasi jalan itu. Karena itu akses utama pengendara yang seringkali dilintasi, terutama pekerja sawitan," harapnya.

Sementara itu, Bupati Seruyan, Sudarsono mengakui, program infrastruktur pembangunan jalan tembus yang sudah diupayakan selama ini, di ruas penghubung Desa Mekar Indah dan Halimaung Jaya rentan rusak saat musim hujan.

"Sekitar lima kilometer lagi jalan penghubung dua desa itu yang masih sering rusak. Kalau di titik lokasi badan jalan lainnya penghubung Kuala Pembuang - Telaga Pulang sudah tidak masalah. Kondisi jalan yang sudah nyaman dilintasi," kata Sudarsono. (PARNEN/B-10)