BORNEONEWS, Sampit - Dalam dua hari terakhir, ada empat titik api terpantau di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menyusul tiadanya hujan lebih dari sepekan.

“Ia ada empat titik terjadi karhan, dan semuanya di daerah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,” ujar Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kotim, Susanto, Sabtu (11/2/2017).

Untuk empat titik kebakaran lahan tersebut berada di Jalan Lingkar Selatan, Jumat (10/2/2017). Pada hari yang sama api juga tampak di Jalan MT Haryono Barat. Lalu, di Jalan HM Arsyad, dekat SPBU terjadi pada Jumat (10/2/2017) malam, dan yang terakhir adalah di Jalan Kapten Mulyono, Sabtu (11/2/2017) petang.

“Itu semua masih di dalam kota. Kalau di luar kota saya belum tahu,” kata Susanto.

Sementara dari luar kota, pada Jumat (10/2/2017), kebakaran lahan terjadi di Desa Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu. Dua hektare lahan kebun karet milik Abdul Hadi ludes terbakar.

Upaya pemadaman yang dilakukan warga sekitar pun tidak banyak membuahkan hasil, karena api sudah menjalar dengan cepat dan menghanguskan ratusan pohon karet milik korban. (MUHAMMAD HAMIM/B-10)