BORNEONEWS, Palangka Raya – Terinspirasi dengan penuturan Direktur Jendral (Dirjen) Tanaman Pangan Sumardjo Gatot Irianto yang mengemukakan gaya Menteri Pertanian (Mentan) RI yang menyuruhnya tidak sering ‘ngantor’, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran pun membuat kebijakan baru bagi kepala dinas teknis. Ada tiga kepala dinas yang diperintahnya untuk tidak sering ngantor, siapa mereka?
Pertama, Kepala Dinas Perkebunan (Disbun) Kalteng yang saat ini dijabat Rawing Rambang. Kedua, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng yang saat ini dijabat Tute Lelo, dan Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang saat ini dijabat seorang Pelaksana tugas (Plt) Ermal Subhan.
“Saya minta tiga kepala dinas ini untuk tidak sering ngantor. Disbun, Dinas TPHP, dan Dinas ESDM. Saya minta turun lapangan dan sering keliling-keliling ke daerah untuk mengamankan tugas utamanya. Tidak usah banyak studi banding tetapi yang penting urusi target dan sasaran ini terlebih dulu,” tegas Sugianto kepada Borneonews, Sabtu (11/2/2017).
Untuk Kepala Disbun, Gubernur meminta memonitor permasalahan bidang perkebunan termasuk masalah kewajiban plasma perusahaan besar, mengatasi perkebunan rakyat terutama dalam perbaikan harga komoditas, dan sebagainya sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
Kepada Dinas TPHP, Gubernur meminta mengamankan target bidang pertanian terutama padi dan jagung, serta bidang peternakan khususnya sapi yang berintegrasi dengan perkebunan.
Sedangkan kepada Dinas ESDM, Gubernur tegas meminta mengamankan potensi pajak sumber daya alam (SDA). “Amankan SDA Kalteng, jangan hanya dibawa keluar tapi tidak bayar pajak untuk daerah,” pungkasnya. (M MUCHLAS ROZIKIN/B-5)








