BORNEONEWS, Palangka Raya - Kobaran api yang membakar pemukiman padat penduduk, Flamboyan Bawah, persisnya belakang Anline foto, Jalan A Yani, Palangka Raya diduga bersumber dari sebuah barak miliki Ibu Parni yang disewa sepasang suami istri penjual cenil dan pentol.
Namun belum diketahui identitas penyewanya. Sejak kejadian sampai api berhasil dijinakan pukul 10.30 WIB, si penjual cenil atau pentol itu belum diketahui. "Api pertama muncul dari barak milik Ibu Parni, yang menyewa jualan cenil dan pentol. Tapi tidak tahu namanya. Sekarang juga tidak tahu dimana," ucap warga setempat mama Opah, dengan nada ngos-ngosan setelah menyelamatkan barangnya.
Namun demikian, belum diketahui awal mula kemunculan api tersebut. Apakah dari kompor atau listrik, masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Dugaan jika api berasal dari barak itu juga disampaikan warga lainnya, Alex. Menurut Alex, diketahuinya kebakaran tersebut setelah ia bersama warga lainnya sedang duduk-duduk santai.
Tak lama berselang, tercium aroma kebakaran. Dia dan rekannya mencoba melihat sekeliling rumah. Rasa kaget spontan terjadi ketika terlihat asap mengepul dari barakan tersebut.
"Waktu saya datangi, api masih di barak itu. Tapi sudah mulai membesar. Jarak beberapa menit, langsung besar dan merembet membakar lainnya," kata Alex. (BUDI YULIANTO/B-2)








