BORNEONEWS, Sampit - Permainan Tamiya digemari masyarakat dari berbagai kalangan, seperti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kepolisian.
Hal itu diungkapkan Ketua Sampit Tamiya Community (STC), Mukhlis. Menurutnya, STC baru terbentuk dan berisikan anggota beragam profesi.
“Yang ikut di komunitas kami ada yang polisi, dan ada juga ASN. Ya sampai saat ini sudah ada sekitar 100 orang,” ujar Mukhlis, Minggu (12/2/2017).
Dari anggota 100 orang tersebut, semua dibagi menjadi beberapa tim. Rinciannya tim oplet, zebra, gara, stars, casper, lilo, dan lainnya. Kemudian, di dalam komunitas tersebut juga ada anak-anak baik yang sudah sekolah atau belum tetapi masih terbilang sedikit.
“Mungkin ke depan akan lebih banyak lagi anak-anak yang main tamiya ini,” ungkap Mukhlis.
Untuk bergabung komunitas tersebut, STC tidak membatasi. Siapa saja yang ingin menjadi anggota STC tersebut bisa langsung saja ikut bermain. Yang terpenting memiliki tamiya sendiri dan jangan meminjam punya orang lain.
Jadwal kopdar (kopi darat) atau berkumpulnya pecinta tamiya ini biasanya pada Sabtu malam. Sedangkan di hari lainnya bersifat dadakan. Tempat berkumpul bisa di Radio Mentaya FM, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). (MUHAMMAD HAMIM/B-11)








