BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sebanyak 36.175 pserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) daerah yang memegang Kartu Kobar Sehat (KKS) akan berganti menjadi Kartu Indonesia Sehat (KIS). "Pada dasarnya sama saja. Hanya menyesuaikan saja dengan program pusat," beber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Dwi Ratna, Senin (13/2/2017).

Ia mengatakan, peserta JKN di Kobar yang ditanggung pemerintah pusat mencapai 48.114 jiwa. Sedangkan peserta JKN yang ditanggung APBD bakal dikurangi. "Ya, tahun ini akan ada pengurangan sekitar 14 ribu peserta JKN daerah," kata Dwi Ratna.

Dengan pengurangan JKN yang ditanggung daerah itu, sebanyak 70 ribu jiwa warga Kobar akan menjadi peserta JKN tanggungan pemerintah pusat pada 2017 ini.

Dwi Ratna menuturkan, hal itu sudah berdasarkan kesepakatan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah pusat. Selama ini, jumlah peserta JKN daerah dianggap  terlalu banyak.

Meski demikian, imbuh dia, pihaknya tetap membuka peluang bagi masyarakat yang seharusnya berhak memperoleh JKN, namun namanya tidak tercantum dalam JKN daerah maupun pusat untuk mengajukan keberatan.

"Bagi masyarakat miskin yang belum masuk ke dalam JKN pusat maupun daerah boleh mengajukan permohonan," pungkasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)