BORNEONEWS, Sukamara - Petani keramba diminta untuk tidak tebar benih terlebih dahulu. Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Sukamara, Yofi Yudsitira mengatakan, selain mengimbau petani keramba agar tidak menebar benih, pihaknya juga melakukan pengecekan untuk mengetahui penyebab kematian ikan-ikan di keramba.
“Tujuan untuk tidak menebar benih ikan adalah untuk menghindari kerugian yang lebih besar karena penyebab kematian ikan yang dibudidayakan belum bisa dipastikan,” kata Yofi Yudistira melalui telepon, Senin (13/2/2017).
Menurut Yofi, agar kerugian yang dialami petani keramba tidak bertambah besar, ikan yang saat ini masih hidup dapat didapen lebih dulu, meskipun belum mencapai usianya. Karena jika terus dibiarkan berada di dalam air kemungkinan ikan yang masih hidup akan ikut mati.
"Untuk langkah selanjutnya kita perlu koordinasi dengan instansi lainnya agar permasalahan yang dihadapi bisa mendapat jalan keluar agar permasalahan ini bisa terpecahkan," tuturnya.
Dalam kesempatan itu pula, dirinya meminta agar petani keramba bersabar, tidak terburu-buru menabur benih ikan sebelum pihak dinas memastikan bahwa kondisi air sudah baik dan mendukung. (NORHASANAH/B-2)








