BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas menilai pembangunan di wilayah kota masih carut marut. Hal itu disebabkan ketidakpatuhan masyarakat terhadap estetika konsep pembangunan.

"Kalau kita lihat di dalam kota seperti di Jalan Mahakam. Masih ada warga yang membangun rumah dan toko di atas anak sungai. Itu menimbulkan kesan kumuh," kata Kabid Cipta Karya Dinas PU Kapuas, Maria Susana Monalisa Lamon, Senin (13/2/2017).

Sehingga, menurut Maria, perlu ada kepedulian warga dalam pembangunan pemukiman. Sehingga tidak terkesan kumuh.

"Kami sudah menjalankan program penuntasan kawasan kumuh. Kalau melihat kondisi di lapangan, bangunan rumah berdempetan bisa berakibat fatal jika terjadi kebakaran," jelas dia.

Ia berharap kebersamaan serta peran semua pemangku kepentingan dalam menuntaskan program penataan kawasan kumuh. (DJIMMY NAPOLEON/B-11)