BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 970 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) diterjunkan untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (Pilkada) dua kabupaten di Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Untuk 970 personel tersebut kami sebar di Kabupaten Kotawaringin Barat dan juga Barito Selatan," ujar Danrem 102 Panju Panjung Kolonel Arm Naudi Nurdika, saat ramah tamah bersama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (13/2/2017) malam.

Untuk di Kobar, personel yang diterjunkan mencapai 500 orang lebih. Sementara di Barsel ada 300 orang lebih yang diterjunkan.

Pengamanan tersebut dilakukan untuk memback up kepolisian. Sehingga pada saat ada sesuatu yang bisa membuat pelaksanaan pilkada terganggu, maka langsung bisa diatasi.

"Yang pasti kami ingin pilkada berjalan aman dan damai," kata Naudi.

Sedangkan untuk situasi di dua daerah itu sendiri masih dalam keadaan yang aman dan cukup kondusif. Saat ini dua daerah itu sedang dalam masa tenang dan menunggu pelaksanaan pemilihan yang dilangsungkan, Rabu (15/2/2017) mendatang.

Dirinya juga mengimbau agar masyarakat menentukan hak pilihnya atau jangan sampai ada yang golput.

Sementara itu, Wakil Bupati Kotim, Taufiq Mukri dalam sambutannya menginginkan kerjasama antara TNI dan Pemkab yang selama ini terjalin dengan baik bisa dijaga. (MUHAMMAD HAMIM/B-11)