BORNEONEWS, Puruk Cahu - Api yang menyebabkan musibah kebakaran di RT 04, Kelurahan Puruk Cahu Seberang, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya (Mura) pada Selasa (14/2/2017) dini hari, diduga berasal dari tungku masak rumah korban bernama Mis'at.
Dugaan itu menguat lantaran api pertama kali muncul dari rumah Mis'at. Dan, menurut warga sekitar, keluarga Mis'at masih memasak menggunakan tungku dan kayu bakar.
"Awalnya dari rumah Mis'at api terlihat dan tidak lama menjalar ke tujuh rumah lain dalam waktu tidak lebih dari 1 jam 30 menit," ungkap Khiril, warga Puruk Cahu Seberang, kepada Borneonews di lokasi kebakaran.
"Ada delapan rumah yang terbakar yakni milik Adi, Mis'at, Yani ,Baswdi, Iman, Nordian, Karyati, dan Atek," ungkap Khiril.
Ia menduga, musibah itu disebabkan penghuni rumah Mis'at lupa mematikan api tungku sehingga menjalar dan membakar benda sekitarnya.
"Orang yang tinggal di rumah Mis'at kebetulan sudah tua-tua dan kemungkinan mereka lupa mematikan api di tungku sehingga menjalar ke bangunan yang juga terbuat dari kayu," sebutnya. (SUPRIADI/B-3)








