BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Empat Satuan Setingkat Kompi (SSK) personil TNI dari Batalyon 631/Antang dan Batalyon 642/Kapuas yang diterjunkan dalam pengamanan pemilukada Kabupaten Kotawaringin Barat akan bersikap tegas apabila ada indikasi gangguan pada penyelenggaraan Pemilukada Kobar.

Walau bersikap tegas, personil TNI tersebut juga diharapkan santun dan humanis serta dapat berinteraksi dengan masyarakat.

Komandan Kodim 1014/Pbn Letkol Inf Wisnu Kurniawan menegaskan, saat ini kondisi di Kabupaten Kotawaringin Barat secara umum aman, kondusif dan terkendali. Namun apabila dalam pelaksanaan pemilukada terdapat indikasi gangguan maka sekecil apapun harus segera dieliminer. "Perintah dari Panglima apabila ada indikasi gangguan maka harus segera diatasi terlebih dahulu," tegas Wisnu Kurniawan seusai Apel Gelar Pasukan di Makodim 1014/Pbn, Selasa (14/2/2017).

Ia juga meminta kepada personel TNI yang ditugaskan dalam pengamanan pilkada agar dapat menjalin sinergitas dengan Polri, karena dalam pengamanan ini kendali berada di tangan institusi Polri. Selain itu, personel TNI dalam menjalankan tugasnya juga harus menjaga nama baik kesatuan. "Nantinya mereka akan melakukan patroli dan pemantauan wilayah secara bersama sehingga sinergitas antara TNI-Polri harus terjalin dengan baik," harap Wisnu. (KOKO SULISTYO/B-2)