BORNEONEWS, Sampit - Sebuah gudang Berkat Budi Bersama yang berada di Jl HM Arsyad, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dilahap si jago merah pada, Rabu (15/2/2017) sekitar pukul 01.30 WIB. Gudang yang lebarnya 30 meter x 36 meter tersebut terlihat masih dimakan api. Bangunan yang berkontruksi beton dan juga munculnya api dari dalam menyulitkan pihak pemadam untuk memadamkan api tersebut.
Ada tujuh mobil pemadam kebakaran yang diturunkan untuk memadamkan api di gudang distributor makanan ringan tersebut. Namun hingga berita ini ditulis api masih terlihat di dalam bangunan yang berlantai dua itu.
Belum diketahui dari mana asal api itu, namun ledakan-demi ledakan di dalam gudang terus terjadi. Dan itu belum diketahui berasal dari apa. Karena gudang tersebut bergerak di bidang distributor makanan ringan.
"Pemadaman masih kami lakukan, dan api masih trlihat membakar gedung itu," ujar Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kotim Sunardi.
Dirinya mengatakan bahwa ada kendala dalam pemadaman tersebut. Dimana pihaknya tidak dapat menyiram dari belakang gedung, karena unit tidak dapat masuk. Sehingga pemadaman hanya bisa dilakukan lewat depan gudang denganbmemanfaatkan pintu di daerah tersebut.
"Hanya tiga mobil yang kami gunakan untuk pemadaman, sedangkan yang lainnya membek up," ungkap Sunardi. (MUHAMMAD HAMIM/N).








