BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dalam empat bulan terakhir adalah periode indah bagi perusahaan kelapa sawit, baik di Tanah Air maupun Malaysia.

Sejumlah analis bahkan memproyeksikan akan banyak perusahaan sawit yang akan membukukan laporan keuangan solid pada kuartal IV-2016 yang akan segera dirilis dan juga pada kuartal I-2017.

Beberapa analis yang dikutip The Star mengatakan, harga CPO akan terus menguat ke level antara RM2.800 hingga RM3.300 per ton pada semester pertama tahun ini, yang ditunjang ketatnya stok minyak sawit Malaysia yang berada di angka 1,54 juta ton.

Adapun sejumlah perusahaan sawit Malaysia yang diketahui membukukan performa gemilang dalam empat bulan terakhir adalah Sime Darby Bhd. Saham perusahaan ini melonjak 18,7% dalam periode tersebut.

Kemudian juga Sarawak Oil Palms Bhd (SOP) yang harga sahamnya menguat 14,4%, TH Plantations Bhd 11% dan Genting Plantations Bhd (GENP) sebesar 8,9%.

Pada perdagangan di bursa Malaysia, Selasa (14/2/2017), saham Sime naik 8% menjadi RM9,07, GENP naik 2 sen menjadi RM11 54. Sedangkan saham SOP turun 2 sen menjadi RM3,98 dan TH Plantations melemah 1 sen menjadi RM1,20.

Menurut UOB Kay Hian, Sime Darby, GENP dan Kuala Lumpur Kepong Bhd kemungkinan akan melaporkan kinerja keuangan lebih baik secara kuartalan seiring membaiknya produksi pada kuartal IV-2016, yang didukung pemulihan produksi di area tanam di Indonesia. (NEDELYA RAMADHANI/m)