BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tembang Jawa terdengar mengalun dari Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11 Perumahan Beringin Rindang Desa Pasir Panjang Pangkalan Bun, Rabu (15/2/2017).

Di TPS itu, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Pilkada Kabupaten Kotawaringin Barat pun mengunakan busana beskap Jawa, lengkap dengan keris di belakangnya.

Sesekali masyarakat yang memberikan suaranya juga menggoda mereka dengan celetukan lucu karena beberapa di antara anggota KPPS terlihat agak kaku saat berjalan dalam balutan busana tradisional tersebut. "Kami memang sengaja menyewa busana beskap ini sebagai seragam KPPS pada hari H pilbup ini. Tujuannya agar memberikan suasana segar dan tidak terkesan kaku di TPS," jelas Supriyanto, Ketua KPPS TPS 11 tersebut.

Salah seorang anggota KPPS Gusti Alfiansyah menjelaskan biaya penyewaan busana tradisional tersebut murni swadaya anggota KPPS. "Bila menggunakan setelan putih-hitam, tentunya suasana di TPS menjadi sangat membosankan. Apalah beratnya bila lima tahun sekali kita sedikit menyisihkan uang untuk menyewa busana tradisional untuk digunakan bertugas di TPS," ujarnya. (WAHYU KRIDA/B-10)