BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Di tengah gencarnya anjuran untuk berpartisipasi dalam pilkada, faktanya masih ada warga yang tak ikut menggunakan hak pilihnya, seperti yang terjadi dalam Pilkada Kotawaringin Barat (Kobar) 2017, yang digelar Rabu (15/2/2017). Berbagai alasan dilontarkan warga.
Turunnya hujan sejak subuh hingga siang menjadi alasan mayoritas warga. Namun ada juga alasan unik yang diungkapkan. Hamsan salah seorang warga Kelurahan Madurejo, Pangkalan Bun, mengatakan lantaran sejak subuh hari hujan, ia menunda kedatangannya ke tempat pemungutan Suara (TPS). Saat datang ke TPS, eh sudah masuk pada sesi penghitungan suara.
"Saat menunggu hujan reda, saya ketiduran. Eh, saat saya datang ke TPS ternyata penghitungan suara sudah dimulai. Telat deh," ujarnya sambil tertawa.
Lain lagi alasan yang diungkapkan Ima, warga Kelurahan Baru, Pangkalan Bun. Ia sebenarnya sudah menyiapkan diri untuk datang ke TPS.
"Sekitar pukul 09.00 WIB saya bersama kakak, berangkat naik motor menuju TPS. Pokoknya lengkap dengan jas hujan supaya tidak kebasahan. Nah pas dijalam tidak jauh dari rumah, ada motor yang ngebut. Terkejut kami malah jatuh diaspal karena mengerem mendadak di jalan licin. Apes deh," ujarnya. (WAHYU KRIDA/B-10)








