BORNEONEWS, Sukamara - Dinas Kesehatan Sukamara memastikan 75 persen masyarakat di kabupaten ini sudah mengakses jamban atau tidak buang air besar (BAB) sembarangan.
Menurut Plt Kepala Dinkes Sukamara Ahmad Lamsidi, kebiasan warga BAB sembarangan kini mulai berkurang, meskipun begitu pihaknya terus melakukan upaya agar warga bisa 100% punya WC atau jamban.
"Hingga tahun ini sudah 75 persen warga kita mengakses jamban atau WC," kata Ahmad Lamsidi. Rabu (15/2/2017).
Maksud akses jamban bukan berarti 75 persen masyarakat tersebut sudah memilik jamban melainkan kebiasan warga BAB di jamban sudah tinggi.
"Saat ini masyarakat sudah sangat memanfaatkan jamban umum yang disediakan pemerintah," tuturnya.
Akses masyarakat BAB ke jamban menjadi tolak ukur kesehatan, bukan kepemilikan jamban di setiap rumah tangga. (NORHASANAH/B-5)








