BORNEONEWS, Buntok – Sebagian pemilih di pilkada Barito Selatan ada yang terbaring di rumah sakit. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menghalangi mereka untuk tetap menyalurkan hak pilih.

Pasalnya, panitia pemungutan suara (PPS) melakukan jemput bola dengan mendatangi pasien rumah sakit. Seperti yang dilakukan PPS TPS 26 pada Rabu (15/2/2017) siang.

Petugas mendatangi RSUD ruang rawat inap RSUD Jaraga Sasameh, Buntok, dengan memabawa kertas suara dan alat pencoblos.

Salah seorang pasien yang memberikan hak pilihnya dari ranjang pasien ialah Ibu Kurnia. Ia terbaring di Ruang Jati 7. Ia mengaku ingin menggunakan hak pilih karena ingin ada perubahan bagi Barsel. “Saya menyalurkan suara, saya ingin ada perubahan di Barsel. Semoga calon yang saya coblos menang dan membawa perubahan,” kata Kurnia.

Sementara itu, petugas TPS 26 mengatakan dari data DPT yang dikantonginya, ada dua pemilih yang terbaring di RSUD Jajara Sasameh. “Kami dari TPS 26, ada dua orang di daftar kami yaitu satu di Ruang Jati 7 dan satu di Ruang Cendana 10. Itu dari TPS kami, bisa saja ada daftar pemilih dari TPS lain yang juga mendatangi ke RSUD,” kata sang petugas didampingi petugas Linmas. (Roziqin/B-3)