BORNEONEWS, Buntok – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Barito Selatan (Barsel) nomor urut 2, Eddy Raya Samsuri-Satya Titiek Saytani Djoedir (Erat) tinggal menunggu waktu untuk beberapa tahapan pleno penetapan KPU.

Berdasarkan data yang dihimpun Borneonews, pasangan ini memenangi Pilkada Barsel 2017 versi hitungan cepat dengan raihan suara 51,04% berbanding 48,96% suara milik pasangan Farid Yusran-Sukanto Djaban.

Terkait hasil penghitungan cepat tersebut, kordinator pemenangan Erat, Fairid Nafarin, mengajak semua tim bersyukur namun tanpa euforia. Wujud Syukur di antaranya dengan tidak berpuas diri. Tetapi mengamankan suara karena tahapan perhitungan manual masih berjalan di KPU.

“Kita sudah menunjukkan kinerja semaksimal mungkin dalam kurun waktu kampanye kemarin, dan alhamdulillah, jerih payah kita terbayarkan dengan kemenangan ini. Kami imbau tim pemenangan, pendukung, simpatisan, untuk menghormati dan menunggu keputusan KPU Barsel,” ungkapnya kepada Borneonews di Buntok, Kamis (16/2/2017).

“Kami dari awal sangat solid baik dari pihak keluarga tim pemenangan dan tim relawan, karena yang dilawan adalah petahana. Sehingga perlu tenaga ekstra untuk menuju ke titik ini,” sambungnya.

Ia turut pula mengimbau pendukung dan tim pemenangan Erat agar terus menghormati tahapan pilkada yang sedang berjalan. “Juga terima kasih kepada aparat penegak hukum dari Polri juga TNI, serta anggota Linmas atas pengamanan maksimal kepada berjalannya proses pilkada di Barsel 2017.”

Di sisi lain, Fairid yang juga menjabat sebagai bendahara Partai Golkar Kalteng tak bisa menutupi rasa gembiranya karena selain Pilkada Barsel, pasangan yang diusung Partai Golkar juga unggul di Pilkada Kotawaringin Barat (Kobar), .

“Kita sama-sama tahu Kalteng ada dua pilkada di Barsel dan Kobar, dan Golkar menang,” pungkasnya. (Roziqin/B-3)