BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kelanjutan pertemuan empat pasangan calon (paslon) kepala daerah yang kalah dalam pengumpulan suara Pilkada Kotawaringin Barat (Kobar) 2017, tidak jelas.
Indrawan Sakti, calon bupati nomor urut 2, yang turut serta dalam pertemuan petang di rumah Eko Soemarno, calon bupati nomor urut 5, Kamis (16/2/2017) petang, mengaku masih belum dihubungi calon lainnya saat ditanya soal pertemuan itu. "Sampai saat ini masih belum ada," ujarnya pada Borneonews lewat sambungan telepon, Jumat (17/2/2017) siang.
Saat pertemuan di rumah Eko, yang dihadiri pasangan calon nomor urut 4, Desi Hercules - Gusti Moch Awaluddin, dan Bambang Puwanto, Indrawan menyampaikan pihaknya belum bisa mengeluarkan pernyataan. "Mohon maaf hari ini tidak ada pernyataan. No comment dulu. Besok dilanjut," ujarnya.
Namun, pertemuan yang sempat dikira sebagai upaya menggugat hasil pilkada, itu makin tak jelas karena sejumlah paslon telah menyatakan legowo menerima hasil pilkada.
"Ya sudahlah. Siap kalah, siap menang," kata Eko Soemarno, setelah mengucapkan selamat secara langsung atas kemenangan Pasangan Nurhidayah - Ahmadi Riansyah (Nurani), di kediaman Nurhidayah, Jalan Samari Pangkalan Bun, Jumat (17/2/2017).
"Ayolah kita enggak usah ramai-ramai, legowo. Saya dan Pak Bambang sudah legowo. Yang lainnya ya terserah," lanjut Eko.
Namun, Eko mengakui di antara anggota tim para paslon mungkin ada yang belum puas, sehingga ada yang berkeinginan menggugat.
"Cuma sebagai praktisi hukum, saya coba mengasih pandangan. Ketika mau menggugat persoalannya bukan hanya mau menggugat, menuntut. Tapi kita juga berhadapan dengan alat bukti, barang bukti, kesaksian, pengakuan, lengkap semuanya," beber Eko.
"Gakumdu, penegakan hukum terpadu, pilkada ini waktunya singkat," beber mantan Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kobar ini.
Paslon yang belum puas dengan hasil Pilkada sepertinya tinggal Pasangan Nomor Urut 4, Desi Hercules - Gusti Moch Awaludin. Mereka ke Panitia Pengawas Pemilihan, Jumat (17/2/2017). (WAHYU KRIDA/B-10)








