BORNEONEWS, Buntok - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Kalimantan Tengah (Kalteng) mengevakuasi beruang madu peliharaan warga Kelurahan Jelapat, Buntok, Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Jumat (17/2/2017). Beruang madu berjenis kelamin perempuan yang diberi nama Murti itu berusia 2 tahun.
Menurut Kepala Seksi (Kasi) Konservasi Wilayah III, BKSDA Kalteng, Nizar Ardhanianto mengatakan, beruang madu merupakan jenis hewan langka dan dilindungi. "Karena itu kita melakukan evakuasi terhadap beruang madu ini," kata Nizar Ardhanianto kepada Borneonews usai mengevakuasi beruang madu, Jumat (17/2/2017).
Ia mengatakan, beruang madu ini merupakan peliharaan Damekson (39 tahun) warga kelurahan Jelapat Buntok. Evakuasi ini berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada yang memelihara hewan langka.
Ia menjelaskan, beruang madu ini akan dibawa kepusat rehabilitasi satwa di Dusun Pararawen, Muara Teweh Barito Utara, tidak bisa langsung dilepas liarkan. "Hal itu dikarenakan, sudah lama berinteraksi dengan manusia. Maka harus direhabilitasi," jelas dia.
Kemudian, lanjut dia, perkembangannya dipantau dan dievaluasi apabila sudah siap maka akan dilepas liarkan. (URIUTU DJAPER/B-8).








