BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya meminta para orang tua yang mengantar maupun menjemput anaknya dari sekolah untuk memiliki tenggang rasa terhadap pengguna jalan lain. Terlebih untuk orang tua yang menyekolahkan anaknya di sekolah-sekolah yang letaknya di pinggir jalan raya dan padat pengendara seperti SDN 4 Menteng, SMPN 8 Palangka Raya, SMAN 2 Palangka Raya dan sekolah-sekolah lainnya di Kota Cantik.


"Kalau bisa mengantar anak itu anaknya saja yang turun di depan sekolah jadi kendaraan tidak perlu parkir dan memakan badan jalan. Kalaupun harus turun, parkirlah kendaraan agak jauh," saran Eldy, Kepala Dishub Palangka Raya, Jumat (17/2/2017).

Selama ini, lanjut dia, sekolah tentu memiliki kebijakan masing-masing terkait hal ini, salah satunya dengan cara memutar kendaraan lewat jalan lain agar dapat berhenti dan mengantar anaknya ke sekolah.

"Jadi kalau misalnya terlambat-terlambat sedikit karena jalannya memutar ya pihak sekolah harus memaklumi juga, jangan gerbangnya langsung ditutup. Ini supaya tenggang rasanya orang tua dihargai," kata Eldy.


Kondisi tempat parkir beberapa sekolah di Kota Palangka Raya kerap dikeluhkan pengguna jalan. Terlebih kendaraan roda empat yang memakan banyak bahu jalan sehingga jalur yang dapat dilalui pengguna jalan hanya sedikit. (TESTI PRISCILLA/B-8)