BORNEONEWS, Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menargetkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh bisa rampung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kabupaten Barito Utara Fery Kusmiadi mengatakan pekerjaan pembangunan RSUD Muara Teweh yang dilaksanakan sejak Desember 2016 lalu sampai dengan Februari 2017 telah sesuai target atau jadwal yang ditentukan.
“Pekerjaan yang sudah tercapai diantaranya kegiatan persiapan lapangan seperti pembangunan Direksi Ket, gudang, bongkar bangunan (Exsisting) dan pembersihan lokasi yang dilakukan sejak Desember 2016 sampai Februari 2017,” kata Fery Kusmiadi didampingi Kabid Cipta Karya Selvia Doli, serta pimpinan PT Jakon Junaidi saat meninjau pembangunan RSUD, Jumat (17/2/2017)
Selanjutnya, kata dia, pekerjaan yang sudah ada jadwalnya ini seperti proses pemancangan dengan total lebih kurang 435 titik. Target atau kapasitas pemancangan 8 titik/hari, sehingga waktu pekerjaan yang diperlukan lebih kurang 55 hari sejak Maret-April 2017. Sedangkan untuk pekerjaan sub struktur pondasi filekap ada 55 titik dengan waktu penyelesaian sekitar 45 hari yaitu Mei-Juni 2017.
"Untuk pekerjaan struktur atas dibagi dalam lima floor to floor dengan target 14 hari ditambah pemindahan zone 4 hari yang dilaksanakan sekitar Juni-September, sehingga waktu penyelesaian lebih kurang 100 hari," terang dia.
Kemudian, kata dia, untuk pekerjaan finishing dan ME ditargetkan pada bulan November 2017 dan ME tingkat Desember 2017. Bangunan rumah sakit pekerjaan dioptimalkan hingga fungsional dari lantai 1 dan lantai 4.
"Sedangkan bangunan lantai 2, 3 dan lantai 5 hanya finising kulit/bangunan luarnya saja, sementara didalamnya masih belum bisa difungsionalkan. Namun untuk tangga liftnya dioptimalkan dari lantai 1 sampai lantai 4 saja,” pungkas dia. (RAMADHANI/B-8)








