BORNEONEWS, Buntok - Paska pemilihan bupati dan wakil bupati Barito Selatan, Rabu 15 Febuari 2017 maka secera bertahap setengah personel pengaman BKO dikurangi.
"Hari ini setengah kekuatan dari personel BKO baik dari Polda Kalteng, Bartim dan Barut dikembalikan ketempat tugas asalnya," kata Kapolres Barsel, AKBP Yussak Angga kepada Borneonews, Jumat (17/2/2017).
Dikembalikannya pengamanan dari BKO itu karena situasi keamanan di Barsel kondusif aman dan terkendali. Sementara itu setengah personel bantuan masih bertahan hingga proses pleno di KPU Barsel pada 22 Februari 2017.
Menurutnya, semua logistik pemilu sore ini sudah sampai di kantor KPU. "Jadi sentra pengamanannya kita fokuskan dalam kota Buntok," jelasnya. Kemungkinan jika adanya pelanggaran pilkada, lanjut dia, belum ada laporan.
Dia mengatakan pola pengamanan yang dilakukan, mengedepankan strategi optimalisasi sentra gakkumdu.
Sentra gakkumdu harus lebih optimal supaya bisa mengakomodir apabila ada laporan dari masyarakat, tim sukses maupun dari paslon sendiri berkaitan dengan pelanggaran pilkada atau tindak pidana. (URIUTU DJAPER/B-6)








