BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keluhan warga Jalan GM Arsyad Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun terhadap padamnya penerangan jalan umum (JPU) belum digubris pihak terkait. Padahal, seorang anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), telah mengadukan masalah ini ke Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang), Pemkab Kobar.

"Ini fasilitas publik. Harusnya ketika ada aduan dari masyarakat mereka secepatnya merespons. Bukan mengabaikan keluhan kami. Kalau anggota DPRD saja dicuekin, bagaimana dengan masyarakat biasa," kata Mustafa Basyir, anggota DPRD Kobar yang sudah mengadukan masalah itu, Sabtu (18/2/2017).

Karena merasa aduannya tidak mendapat tanggapan yang memuaskan rencananya Basyir akan mengadukan problem PJU itu kepada Pejabat Bupati Kotawaringin Barat, Senin (20/2/2017).

Medi, warga Jalan GM.Arsyad , mengatakan penerangan di jalan tersebut sudah padam sejak dua bulan lalu. Akibatnya, kerap terjadi kecelakaan lalu lintas, terutama di simpang empat Jalan GM Arsyad.

"Posisi PJU itu kan tepat berada di simpang empat. Kalau malam gelap akibatnya menjadi rawan kecelakaan. Pdahal kan ada anggaran pemeliharaan," keluh dia.

Sementara itu, saat hal ini dimintai keterangan, terkait hal ini, pihak Bagian Ekbang Pemkab Kobar, meminta untuk datang Senin (20/2/2017) (KOKO SULISTYO/B-10)