BORNEONEWS, Sukamara - Menurut warga Desa Pulau Nibung, Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, penyebab terhambatnya kapal-kapal besar yang ingin melintas di jalur Pulau Sangkut karena adanya timbunan pasir di dalam air di sekitar pulau tersebut.
"Katanya yang membuat kapal kandas itu adalah pasir yang timbul saat air sedang surut," ungkap Ibas, warga Desa Pulau Nibung, Minggu (19/2/2017).
Menurut Ibas, dirinya tidak mengetahui penyebab adanya timbunan atau gundukan pasir di sekitar pulau sehingga membuat kapal mudah tertahan saat ingin melintas.
"Mungkin saja wilayahnya memang banyak pasir atau mungkin pasir-pasir itu dibawa oleh air sungai dan menumpuk di sana," tuturnya. (NORHASANAH/B-3)








