BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Banjir yang melanda Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kotawaringin Barat, telah surut. Meski begitu, warga Pangkut diminta untuk tetap mewaspadai banjir akibat meluapnya air Sungai Arut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kobar Hermon F Lion mengatakan, pihaknya masih tetap waspada terhadap kemungkinan meluapnya kembali air Sungai Arut. "Muka air dari titik tertinggi tebing sungai yang berada di bantaran Sungai Arut di Kelurahan Pangkut sekitar 1 meter. Diperkirakan bila turun hujan dalam durasi yang lama kemungkinan muka air akan naik dan kembali meluap," jelasnya, Senin (20/2/2017).

Kondisi tersebut membuat daerah tersebut masih berstatus waspada. "Setiap hari kami berkoordinasi dengan jajaran Kelurahan Pangkut, untuk meminta laporan terkini atau up date kondisi terakhir," jelasnya.

Menurutnya, aktivitas warga telah berlangsung normal kembali dan air yang sempat menggenangi pemukiman warga sejak Jumat (17/2/2017) hingga Sabtu (18/2/2017) sudah tidak ada lagi. "Demikian juga jalan yang berada di Kelurahan Pangkut yang sempat terendam banjir, saat ini sudah tidak lagi digenangi air," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)