BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Momen upacara atau ibadah keagamaan merupakan hal menarik bagi dunia fotografi. Banyak objek aktivitas keagamaan yang bisa dipotret di sana. Tetapi dalam memotret acara keagamaan, ada etika yang wajib ditempatkan di atas segala dalih membuat foto bagus.
Menurut Fadil, anggota Citra Kecubung Photography Community (CKPC) Pangkalan Bun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengabadikan kegiatan keagamaan itu.
"Karena secara keagamaan merupakan sebuah momen sakral bagi setiap pemeluk agama. Sebagai contoh, saat diri kita sendiri sedang beribadah tentu butuh kekhusyukan. Nah si fotografer juga wajib menghormati pelaksanaan acara tersebut," ujar pria yang kerap memotret kegiatan keagamaan itu.
"Hormati batasan-batasan tertentu yang telah ditetapkan. Misalnya di Gereja Katolik, fotografer dilarang naik ke atas altar," jelasnya.
Menurutnya, fotografer tak perlu malu bertanya pada pihak pengelola acara, atau rumah ibadah, bila memotret kegiatan tersebut. (WAHYU KRIDA/B-10)








