BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) hujan pada hari pemilihan membuat partisipasi Pilkada Kobar 2017 hanya mencapai angka 64,5%, sehingga target partisipasi sebesar 75% pun meleset. 

Namun, Komisioner KPU Kobar Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Dorprawati Siburian tidak setuju melesetnya target partisipasi pemilih itu karena kurangnya sosialisasi. "Sosialisasi sudah maksimal, semua orang tahu 15 Februari itu ada pilkada," katanya kepada Borneonews, Senin (20/2/2017).

"Upaya kita bersosialisasi sudah sangat maksimal. Namun karena hari H pencoblosan hujan dari pagi hingga sore, jadi warga banyak yang tidak datang ke TPS," imbuhnya.

Komisioner KPU Kobar lainnya, Awaluddin menambahkan, karena hujan banyak jalan menuju tempat pemungutan suara (TPS) tergenang, sehingga tidak nyaman dilalui. Ini disebutnya juga membuat warga enggan ke TPS. "Rata-rata daerah dalam kondisi jalannya tanah, kalau hujan jalannya parah dan susah dilewati," ucapnya.

Bahkan, terang Awaluddin, ada beberapa TPS di Kecamatan Arut Utara tidak dapat diakses warga. Pasalnya, sejumlah pemukiman warga di tempat itu tengah terendam banjir. "Jalannya sulit dilalui, ditambah lagi kondisinya banjir," tandasnya. (FAHRUDDIN FITRIYA/B-10)