BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Lingkungan Hidup Kotawaringin Barat (DLH Kobar) dan PLN Rayon Pangkalan Bun akan duduk bersama membahas perompalan pohon.

Kepala DLH Kobar Fahrizal Fitri menjelaskan, pembahasan teknis ini dianggap penting. Menurutnya, perompalan pohon dapat menghilangkan keteduhan, apalagi Pangkalan Bun merupakan Kota Adipura. "Dengan melakukan pembahasan teknis diharapkan bisa ditemukan solusi bagaimana agar dalam proses perompalan dahan yang mengganggu kabel listrik bisa terlaksana, namun tidak merusak keteduhan," jelasnya.

Menurut Fahrizal, surat permohonan kerjasama pengangkutan sisa tebangan dahan pohon atau perompalan yang berada dekat kabel listrik PLN sudah pihaknya terima sekitar minggu kedua Februari 2017 ini. "Dengan adanya surat ini kami bisa memerintahkan seksi penanganan sampah untuk mengerahkan petugas pengangkut sampah guna mengambil sisa tebangan. Tentunya kami akan menganggarkan upah lemburnya," jelasnya.

Menurut Fahrizal Fitri, secara umum pihaknya menyambut dengan tangan terbuka kerjasama tersebut, karena diperlukan bagi kebaikan bersama. (WAHYU KRIDA/B-2)