BORNEONEWS, Buntok
- Menjadi mantri tani bukan profesi atau pekerjaan ecek-ecek. Profesi sebagai mantri tani merupakan pekerjaan vital dan berat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, Perikanan dan Perkebunan Barito Selatan, Rusdaasyoqa mengatakan status mantri bukanlah pekerja ecek-ecek, karena tugas yang mereka emban sangat berat dan mulia.

“Tugas mantri tani ini mendata jumlah petani, mendata hasil panen hingga mendata secara statistik untuk dilaporkan ke pusat,” kata Rusdaasyoqa kepada Borneonews.co.id, Selasa (21/2/2017). Selain menjadi penyuluh pertanian lapangan (PPL), para mantri tani juga melaksanakan pekerjaan rangkap menjadi petani sekaligus sebagai penghimpun data.

“Kita akui keberadaan mantri tani, sangat membantu terhadap pekerjaan kita. Terutama menyangkut laporan data yang dihimpun mantir tani di lapangan,” jelasnya. Saat ini jumlah mantri tani ada enam orang tersebar dienam kecamatan di Barito selatan. (URIUTU DJAPER/B-6)