BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) terperosok dalam di bagian ban belakang usai mengikuti simulasi bersama penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di areal Bundaran III Kuala Pembuang, Selasa (21/2/2017).

Hampir satu jam lebih lamanya, mobil itu baru bisa dievakuasi keluar setelah ditarik menggunakan mobil pemadam lainnya. Terperosoknya mobil air yang ditumpangi petugas regu Damkar sebanyak enam anggota itu, cukup membuat pusing penumpangnya serta anggota regu Damkar lainnya.

Tak mau lama mobil terjerembab pada lokasi tanah urugan bundaran yang masih lembek itu, petugas Damkar terpaksa membuang seluruh isi air yang terisi sekitar 4.000 liter air yang termuat dalam tangki pengisian air.

"Kami kira tadi kondisi (urukan) tanahnya sudah keras, tak tahunya masih lemah. Sehingga membuat mobil akhirnya terperosok," kata seorang petugas damkar sambil sibuk mengatasi mobil regunya yang terperosok itu.

Meski saat terperosoknya ban belakang mobil bagian kiri itu, mengeluarkan bunyi hentakan yang cukup keras, beruntung tidak ada satupun kerusakan alat yang digunakan untuk aktivitas pemadaman yang terdapat dalam bagian mobil itu. (PARNEN/B-5)