BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Rotan yang diolah seperti dianyam dengan desain yang inovatif memiliki nilai ekonomis. Hal tersebut salah satu dasar dilaksanakannya pelatihan desain anyaman rotan, yang dilaksanakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Kapuas.
"Banyak yang bisa diolah dari bahan baku rotan. Seperti tikar, keranjang, hingga tempat tisu dan barang bernilai ekonomis lainnya. Inovasi mengolah rotan inilah yang perlu diajarkan ke warga," kata Kabid Industri Disperindagkop dan UMKM, Ferdinan Junarko, Selasa (21/2/2017).
Ditambahkan Ferdinan, pihaknya ingin mendorng pelaku usaha,kerajinan rotan untuk berinovasi dalam menciptakan produk-produk kerajinan yang bernilai tinggi.
"Untuk merangsang ide kreatif pelaku usaha kerajinan rotan, kami mendatangkan instruktur dari Yogyakarta," kata dia.(DJIMMY NAPOLEON/B-11)







