BORNEONEWS, Palangka Raya – Sentra Industri di Kawasan Temanggung Tilung Palangka Raya ikut menjadi sasaran setelah kunjungan mendadak Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran terkait pembangunan Taman Budaya Kalteng. Terutama pelaku usaha industri kecil kayu dan barang olahan berbahan kayu di kompleks tersebut, Selasa (21/2/2017) sore.
Saat ini, pelaku usaha di kawasan industri kecil tersebut, merasa kesulitan mendapatkan bahan baku. Sementara permintaan pasar cukup tinggi bahkan pangsa pasar ekspor di ASEAN, terus meningkat. Salah satunya pengrajin sumpit yang merupakan salah satu alat makan oriental.
Hal ini yang menjadi keprihatinan para pelaku usaha, yang coba didengar oleh Sugianto. “Kita harus mendukung industri perkayuan, mulai dari meubelair hingga pengrajin Sumpit. Dimana Sumpit dari Kalteng ini, tembus pasar Jepang, Malaysia, dan sejumlah negara Eropa, yang bahkan mereka merasa kewalahan menanggapi permintaan yang cukup tinggi akibat tersendatnya pasokan,” ungkap Sugianto usai menyambangi beberapa pekerja di areal tersebut.
Selain kemudahan pasokan, Gubernur ini juga meminta agar akses permodalan juga dipermudah. Bahkan dibantu oleh perbankan agar usahanya berkembang signifikan. Sebab, sudah masuknya ke pangsa pasar ekspor, maka sepatutnya hal yang membanggakan nama Kalteng itu disupport terus. (M ROZIQIN/B-8)








