BORNEONEWS, Pangkalan Bun - BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keberadaan Manangkas Nababan (41), pelaku penganiayaan istrinya sendiri, BS (41) di Perumahan Pinang Merah masih misterius.

Kapolsek Arut Selatan AKP Goy Sutanto belum bersedia menjelaskan secara detail mengenai desas desus motif perselingkuhan yang melatarbelakangi kasus ini.

"Pelaku yang berprofesi sebagai operator alat berat ini masih terus dicari. Diduga penganiayaan ini berlatar belakang kecemburuan suami yang menuduh istrinya selingkuh. Namun hal ini belum bisa dipastikan, karena korban masih dalam perawatan intensif akibat luka yang dideritanya," jelasnya.

Sekadar mengingatkan, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini terungkap saat adanya laporan dari ibu dari teman sekolah anak korban Senin (20/2/2017).

Ibu teman sekolah anak korban tersebut heran, karena anak korban beberapa hari tidak masuk sekolah. Ia kemudian berinisiatif mendatangi rumah korban untuk menanyakan hal tersebut.

Sesampainya di tujuan, ibu dari rekan sekolah anak korban tersebut terkejut mengetahui kondisi korban yang mengenaskan. Kepala korban cidera parah, terdapat luka robek di bagian dahi dan kepala bagian atas akibat dipukul suami menggunakan kapak. Ia kemudian menghubungi rekannya yang lain untuk membawa korban ke RSUD dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Arsel di hari yang sama. (WAHYU KRIDA/B-2)